Berita

Gebrakan Serentak DPPKBP3A Mamasa: Kampung KB dan Dahsyat Sasar Buntu Malangka dan Aralle
Mon, 15 Dec 2025 05:40 WITA
Gebrakan Serentak DPPKBP3A Mamasa: Kampung KB dan Dahsyat Sasar Buntu Malangka dan Aralle

Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga, DPPKBP3A Mamasa Gelar Kampung KB dan Dahsyat di Dua Kecamatan

Mamasa, [15 Des 2025] – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Mamasa, melalui Bidang Keluarga Berencana, sukses menyelenggarakan kegiatan integrasi Kampung KB dan Dahsyat (Dapur Sehat Atasi Stunting) di dua lokasi berbeda secara serentak pada Senin, 15 Desember 2025.

Kegiatan penting ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Buntu Malangka dan Kecamatan Aralle.

Acara ini dipimpin langsung oleh Haris Djakke Kala, SKM, dari DPPKBP3A Kabupaten Mamasa, dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat serta tim pelaksana dari Bidang Keluarga Berencana DPPKBP3A.

Fokus Program Kesejahteraan dan Pencegahan Stunting

Program Kampung KB (Keluarga Berkualitas) bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga. Sementara itu, program Dahsyat (Dapur Sehat Atasi Stunting) merupakan inisiatif strategis untuk menekan angka stunting di daerah dengan fokus pada pemenuhan gizi keluarga.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Mamasa, Cyntia, MM, dalam keterangannya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi program merupakan kunci keberhasilan pembangunan keluarga dan masyarakat.

💬 Statement Kepala Dinas Cyntia, MM: "Pelaksanaan Kampung KB dan Dahsyat di Kecamatan Buntu Malangka dan Aralle ini adalah wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Mamasa dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sehat. Dengan sinergi antara program Keluarga Berencana dan upaya pencegahan stunting melalui gizi yang baik, kita berharap dapat menciptakan generasi penerus Mamasa yang unggul dan bebas dari masalah gizi kronis. Kegiatan ini harus menjadi momentum kebangkitan kesadaran kolektif akan pentingnya perencanaan keluarga dan asupan nutrisi yang memadai."

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran masyarakat di dua kecamatan tersebut mengenai pentingnya perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, serta pemenuhan gizi yang optimal, terutama bagi ibu hamil dan balita, sebagai upaya pencegahan stunting sedini mungkin.